Logo
Events

ITSEC Asia Gandeng PT INTI Untuk Perkuat Keamanan Siber dan Pengembangan Talenta AI

Kolaborasi mencakup pengembangan solusi keamanan siber, kapabilitas Security Operations Center (SOC), serta pelatihan dan pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI untuk sektor BUMN dan pemerintahan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 24, 2026
ITSEC Asia Gandeng PT INTI Untuk Perkuat Keamanan Siber dan Pengembangan Talenta AI

PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) memperkuat kolaborasi strategis dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (PT INTI) untuk mendukung pengembangan kapabilitas keamanan siber di Indonesia. Kerja sama ini mencakup pengembangan solusi dan layanan keamanan siber, dukungan terhadap pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC) serta pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITSEC Asia dan PT INTI serta MoU antara PT INTI dan PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy), anak usaha ITSEC Asia yang berfokus pada pendidikan, pelatihan dan pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI. Penandatanganan berlangsung di kantor pusat PT INTI di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026.

Melalui kerja sama ini, ITSEC Asia akan membawa pengalaman dan kapabilitasnya di bidang keamanan siber untuk mengeksplorasi peluang bersama PT INTI, khususnya dalam mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pengembangan kapabilitas keamanan siber yang menggabungkan solusi teknologi, keahlian teknis dan pengembangan sumber daya manusia.

Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, mengatakan "Kami melihat kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin luasnya penggunaan teknologi digital di berbagai sektor. Organisasi membutuhkan kemampuan untuk melindungi infrastruktur dan data mereka sekaligus memastikan adanya sumber daya manusia yang mampu mengelola keamanan tersebut. Melalui kerja sama dengan PT INTI, kami ingin mengeksplorasi bagaimana pengalaman dan kapabilitas ITSEC Asia di bidang cybersecurity dapat mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan, sekaligus membuka peluang pengembangan solusi dan kapabilitas keamanan siber yang lebih luas di Indonesia."

Memperluas Akses terhadap Solusi dan Keahlian Keamanan Siber

Dalam kerja sama dengan PT INTI, ITSEC Asia akan mendukung pengembangan peluang di bidang solusi dan layanan keamanan siber, termasuk eksplorasi pengembangan kapabilitas SOC.

ITSEC Asia akan menyediakan solusi, produk, teknologi, tenaga ahli dan layanan teknis sesuai dengan kebutuhan proyek yang disepakati. Dukungan tersebut dapat mencakup konsultasi teknis, pengembangan solusi, Proof of Concept (PoC), demonstrasi produk, implementasi hingga dukungan teknis dan transfer pengetahuan.

Sementara itu, PT INTI akan mendukung pengembangan peluang bisnis dan hubungan dengan calon pelanggan serta mitra strategis, terutama di sektor BUMN, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Kerja sama ini juga mencakup eksplorasi pemanfaatan ruang di kantor pusat PT INTI untuk mendukung kegiatan pelatihan keamanan siber dan pengembangan fasilitas terkait keamanan siber dan SOC.

"Keamanan siber telah menjadi fondasi penting dalam transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan ITSEC Asia, PT INTI ingin memperkuat kapabilitas nasional dengan menghadirkan solusi keamanan siber yang lebih komprehensif, sekaligus membangun ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan sektor pemerintah, BUMN, maupun industri secara berkelanjutan," ujar Herry Jasman, Direktur PT INTI (Persero).

Memperkuat Kompetensi Cybersecurity dan AI

Kolaborasi ITSEC Asia dengan PT INTI juga diperkuat melalui peran ITSEC Cyber & AI Academy dalam pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI.

Melalui kerja sama ini, ITSEC Cyber & AI Academy akan mendukung pengembangan dan penyelenggaraan pelatihan, pendidikan, workshop, seminar serta program pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI. Program tersebut akan dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi dan peluang yang diidentifikasi bersama PT INTI.

ITSEC Cyber & AI Academy akan mendukung penyusunan kurikulum, materi dan modul pelatihan serta menyediakan tenaga ahli, infrastruktur dan platform yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program. PT INTI akan mendukung identifikasi peluang program serta komunikasi dengan calon pelanggan dan mitra strategis, termasuk di lingkungan BUMN dan pemerintahan.

"Kebutuhan akan talenta dengan kemampuan cybersecurity dan AI terus berkembang, sementara organisasi juga membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan tantangan dan kebutuhan mereka. Karena itu, pengembangan talenta perlu dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan tidak berhenti pada pembelajaran teoritis. Melalui kerja sama ini, ITSEC Cyber & AI Academy ingin mendukung pengembangan program pelatihan dan kompetensi yang lebih relevan dan aplikatif, sehingga peserta dapat memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Kami berharap kolaborasi dengan PT INTI dapat memperluas kesempatan bagi BUMN dan instansi pemerintahan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan AI," ujar Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy."

Menggabungkan Teknologi dan Talenta untuk Memperkuat Keamanan Siber

Bagi ITSEC Asia, kerja sama ini memperluas ruang kolaborasi untuk mendukung organisasi di Indonesia melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi keamanan siber dengan pengembangan kompetensi.

Kolaborasi ini akan menjadi kerangka awal bagi ITSEC Asia, PT INTI dan ITSEC Cyber & AI Academy untuk mengeksplorasi dan mengembangkan peluang kerja sama di bidang keamanan siber dan pengembangan kompetensi. Pelaksanaan proyek maupun aspek teknis, keuangan dan komersial dari peluang kerja sama yang disepakati akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian terpisah.

"Kerja sama ini juga memperkuat arah ITSEC Asia untuk terus mengembangkan ekosistem cybersecurity dan AI di Indonesia. Kami percaya bahwa penguatan keamanan siber membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi, industri dan institusi yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan talenta. Bersama PT INTI, kami ingin mengeksplorasi peluang yang dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapabilitas talenta cybersecurity dan AI melalui ITSEC Cyber & AI Academy di Indonesia," tutup Patrick.

Share this post

You may also like

ITSEC Asia Hadirkan AICX 2026 Jadi Tonggak Baru Ketahanan Digital Indonesia
Events

ITSEC Asia Hadirkan AICX 2026 Jadi Tonggak Baru Ketahanan Digital Indonesia

ITSEC Asia menyelenggarakan AICX 2026 bersama Kementerian Komunikasi dan Digital pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Bali Beach Convention, Sanur. Forum yang menjadi bagian dari Bali Tech Week 2026 ini dihadiri lebih dari 600 peserta dan 25 pembicara nasional dan internasional dari pemerintah, regulator, pimpinan perusahaan, praktisi teknologi, dan akademisi. Serangan siber yang melumpuhkan layanan dan mengganggu operasional bisnis terjadi di saat AI mempercepat perubahan teknologi. Kemampuan mengantisipasi ancaman, menjaga operasional tetap berjalan, dan memulihkan sistem karenanya semakin mendesak, baik bagi pemerintah maupun dunia usaha. Forum bertema “AI, Cyber & Quantum: Indonesia's Next Chapter” mengumpulkan ketiga pihak dalam satu ruang untuk menjawab kebutuhan itu. AICX berkembang dari ITSEC Cybersecurity & AI Summit, yang tahun lalu mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, dan pakar dari seluruh ASEAN. Tahun ini forum digelar bersama Komdigi dan menyatukan AI dan keamanan siber dalam satu pembahasan. Pembuat kebijakan mendengar langsung tantangan yang dihadapi industri, pemimpin bisnis mengambil keputusan teknologi dan investasi yang lebih tepat, dan akademisi serta pakar membandingkan pendekatan satu sama lain. President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher,

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Okt 21, 2026 — 3 minutes read
AICX 2026 oleh ITSEC Asia: Indonesia Perlu Bersiap Menghadapi Ancaman Siber Quantum
Events

AICX 2026 oleh ITSEC Asia: Indonesia Perlu Bersiap Menghadapi Ancaman Siber Quantum

ITSEC Asia, perusahaan terkemuka di bidang keamanan siber dan AI di Indonesia, mempertemukan para ahli dari kalangan akademisi, peneliti dan industri dalam AICX 2026 untuk membahas kesiapan Indonesia menghadapi perkembangan komputasi kuantum. Komputer kuantum saat ini memang belum mampu memecahkan enkripsi RSA yang digunakan secara luas. Namun, organisasi perlu mulai bersiap karena data terenkripsi yang dikumpulkan hari ini berpotensi menjadi sasaran dekripsi di masa depan seiring kemajuan teknologi kuantum. Risiko ini dikenal sebagai “harvest now, decrypt later”, yaitu ketika pihak yang tidak bertanggung jawab mengumpulkan data terenkripsi saat ini dengan harapan dapat membukanya di kemudian hari. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, organisasi perlu memahami sistem kriptografi yang mereka gunakan, mengidentifikasi data yang membutuhkan perlindungan jangka panjang serta merencanakan transisi menuju metode enkripsi yang dirancang untuk menghadapi serangan berbasis komputasi kuantum. Isu ini menjadi fokus sesi panel AICX 2026 bertajuk “Beyond the Cryptographic Cliff: Quantum, Cyber and The Next Defense” yang diselenggarakan ITSEC Asia di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali. Diskusi tersebut menghadirkan perspektif dari kalangan akademisi, peneliti dan ekosistem teknologi mengenai dampak komputasi

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Okt 21, 2026 — 4 minutes read
ITSEC Asia Perkuat Ekosistem Siber & AI Indonesia melalui Pengembangan Talenta dan Solusi AI
Events

ITSEC Asia Perkuat Ekosistem Siber & AI Indonesia melalui Pengembangan Talenta dan Solusi AI

PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) menegaskan pentingnya percepatan pengembangan talenta keamanan siber di Indonesia melalui dukungan langsung kepada Firoos Ghathfaan Ramadhan, pelajar berusia 14 tahun asal Subang yang berhasil mengidentifikasi kerentanan keamanan pada platform berskala global. Di tengah meningkatnya ancaman siber dan kebutuhan industri yang terus berkembang, keberadaan talenta muda seperti Firoos menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Namun potensi tersebut memerlukan dukungan nyata agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari Cyber Talent Indonesia Program, ITSEC Asia memberikan dukungan perangkat kerja untuk menunjang aktivitas riset dan pengembangan kemampuan teknis Firoos. Langkah ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pencapaiannya, tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya lebih banyak talenta siber unggul di Indonesia. President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher menyampaikan bahwa tantangan utama saat ini tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga kesiapan talenta. “Kita sering bicara soal ancaman siber, tapi jarang membahas kesiapan talenta. Faktanya, talenta muda Indonesia sudah mampu bersaing di level global. Yang belum kita bangun secara

|
Mei 22, 2026 — 2 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe