Logo
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber

Melalui inisiatif ini, ITSEC dan ADIGSI memperkuat kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan di tingkat nasional, sekaligus membangun kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah, dan komunitas digital guna mendorong transformasi digital Indonesia.

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jan 19, 2026
ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber

Jakarta, 14 Desember 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menggandeng ADIGSI (Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia) meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber. Inisiatif ini merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, dan kolaborasi ekosistem, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.

Program ini akan dilaksanakan melalui peluncuran nasional dalam dua fase selama enam bulan pada tahun 2026, dengan menargetkan lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia. Peserta mencakup perwakilan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, mulai dari praktisi tingkat operasional hingga jajaran kepemimpinan senior.

Ketahanan siber saat ini tidak lagi hanya menjadi tantangan teknologi, tetapi telah menjadi tanggung jawab kepemimpinan dan tata kelola. Melalui program ini, ITSEC membangun jalur nasional yang terstruktur untuk menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber tertanam sebagai bagian integral dari kepemimpinan organisasi.

Penguatan ketahanan siber nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen kepemimpinan yang nyata. Sebagai asosiasi industri dan mitra strategis pemerintah, ADIGSI berperan menerjemahkan agenda ketahanan siber nasional ke dalam implementasi konkret di sektor industri. Melalui Gerakan Nasional Ketahanan Siber, ADIGSI dan ITSEC secara bersama-sama meningkatkan postur keamanan siber baik di level teknis maupun kepemimpinan, sebagai fondasi bagi ekosistem digital Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, ITSEC dan ADIGSI berupaya mendorong keseragaman tingkat kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan secara nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah, dan komunitas digital dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

Melalui program ini, ITSEC dan ADIGSI berupaya berkontribusi pada peningkatan kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan yang lebih konsisten di tingkat nasional. Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah dan komunitas digital dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

Struktur dan Implementasi Program

Gerakan Nasional Ketahanan Siber dirancang sebagai program berkelanjutan sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026, yang memadukan kesiapan operasional dan tata kelola kepemimpinan dalam satu kerangka implementasi.

  • Tingkat Fundamental (Pejuang Cyber Indonesia): Berfokus pada pembangunan kesadaran dan kesiapan keamanan siber praktis dalam organisasi melalui lokakarya luring (offline) dan hibrida, diskusi berbasis kasus, serta latihan simulasi. Program ini menyasar manajer IT dan keamanan siber, tim risiko dan kepatuhan (risk and compliance), pemimpin operasional, serta organisasi dengan eksposur digital yang tinggi. Peserta akan terdaftar secara resmi sebagai bagian dari jejaring nasional Pejuang Cyber Indonesia.

  • Tingkat Pimpinan (Cyber Champion Leadership Program): Mengangkat isu keamanan siber ke tingkat eksekutif dan dewan direksi melalui lokakarya berbasis undangan dan diskusi meja bundar kepemimpinan tertutup (closed-door leadership roundtables). Menargetkan 50–100 pemimpin senior dari berbagai sektor, program ini memperkuat kesadaran para eksekutif atas risiko dan tata kelola siber. Puncaknya akan dilaksanakan pada ajang ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026 sebagai titik konsolidasi nasional inisiatif tersebut.

Identitas Baru: Cybersecurity Delivered

Bersamaan dengan peluncuran program nasional tersebut, ITSEC turut memperkenalkan logo perusahaan dan slogan baru, yakni “Cybersecurity Delivered.”

Penguatan identitas ini mencerminkan pergeseran strategis ITSEC menuju model keamanan siber yang berfokus pada jenis layanan, dengan menekankan hasil yang terukur dibandingkan sekadar solusi mandiri. Manajemen perusahaan menegaskan bahwa pemosisian baru ini menggarisbawahi komitmen ITSEC untuk memastikan strategi keamanan siber diterjemahkan menjadi dampak operasional nyata yang mencakup pencegahan, deteksi, respons dan pemulihan di seluruh aspek SDM, proses maupun teknologi.

Penyegaran jenama ini juga selaras dengan pertumbuhan berkelanjutan ITSEC sebagai perusahaan publik, menyusul pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023 serta perannya yang makin luas dalam mendukung kebutuhan keamanan siber di sektor pemerintahan, jasa keuangan, telekomunikasi dan industri.

Dengan rekam jejak lebih dari 5.000 proyek keamanan siber yang telah diselesaikan serta dukungan lebih dari 330 tenaga profesional di berbagai pasar, ITSEC memosisikan identitas baru ini sebagai cerminan kematangan eksekusi dan akuntabilitas jangka panjang kepada klien dan pemangku kepentingan.

Share this post

You may also like

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Gelar RUPSLB 2026, Setujui Stock Split dan Perkuat Struktur Perseroan
News

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Gelar RUPSLB 2026, Setujui Stock Split dan Perkuat Struktur Perseroan

Jakarta, 16 April 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka dan publik di Indonesia, hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat fondasi Perseroan dan meningkatkan akses investor di pasar modal. Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1 banding 2, sehingga nilai nominal saham yang sebelumnya sebesar Rp25 per saham menjadi Rp12,5 per saham. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta memperluas partisipasi investor. Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan juga menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar terkait modal. Perubahan ini mencerminkan penyesuaian jumlah saham, di mana saham beredar Perseroan meningkat dari 6.715.248.747 saham menjadi 13.430.497.494 saham, sebagai dampak dari pelaksanaan stock split. RUPSLB juga menyetujui perubahan Pasal 12 Anggaran Dasar mengenai tugas dan wewenang Direksi. Penyesuaian ini memperjelas mekanisme representasi Perseroan, di mana Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur berwenang mewakili Perseroan, dan dalam kondisi tertentu dapat diwakili oleh dua anggota Direksi lainnya. Pada agenda lainnya, RUPSLB

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Apr 17, 2026 2 minutes read
ITSEC Asia (IDX: CYBR) Bersama UNFPA Resmikan Program SHECURE Digital
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Bersama UNFPA Resmikan Program SHECURE Digital

Jakarta, 27 Februari 2026—Hampir 2 dari 3 perempuan di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan digital. Di Indonesia, sekitar 7,2 juta perempuan pernah mengalami kekerasan digital oleh bukan pasangan di sepanjang hidup mereka, menurut Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024. Perempuan berusia 15-24 tahun paling banyak mengalami kekerasan di ruang-ruang digital ini. Untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di ruang digital, PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) perusahaan keamanan siber terdepan di Indonesia, bersama United Nations Population Fund (UNFPA), badan Perserikatan Bangsa Bangsa yang fokus pada kesehatan seksual dan reproduksi serta kependudukan  secara resmi meluncurkan ”SHECURE Digital” sebagai inisiatif nasional. Peluncuran ini dihadiri juga oleh Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) Arifah Fauzi, sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang aman inklusif dan berorientasi pada perlindungan. “SHECURE Digital” mengintegrasikan edukasi perlindungan diri digital, perlindungan teknologi berbasis privasi dan advokasi berbasis data untuk mencegah dan menangani kekerasan berbasis gender online serta eksploitasi digital. Program ini diluncurkan di tengah meningkatnya risiko kekerasan berbasis gender online yang dialami perempuan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 27, 2026 5 minutes read
Presiden Direktur ITSEC Asia (CYBR) Patrick Dannacher Raih Penghargaan CEO of the Year APAC 2025
News

Presiden Direktur ITSEC Asia (CYBR) Patrick Dannacher Raih Penghargaan CEO of the Year APAC 2025

Jakarta, 9 Februari 2026 - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) mengumumkan bahwa Presiden Direkturnya Patrick Dannacher dianugerahi penghargaan CEO of the Year APAC dalam kategori Solution Provider pada ajang The Fast Mode Awards 2025 yang diselenggarakan pada 6 Februari 2026. Penghargaan yang diselenggarakan oleh media teknologi telekomunikasi global The Fast Mode ini diberikan kepada pemimpin eksekutif yang dinilai berhasil menghadirkan pertumbuhan transformatif inovasi berkelanjutan serta dampak nyata bagi ekosistem teknologi dan konektivitas di kawasan Asia Pasifik. Penghargaan tersebut mengakui kepemimpinan Patrick Dannacher dalam mendorong transformasi ITSEC Asia dari penyedia solusi keamanan siber berbasis produk terpisah menjadi perusahaan keamanan siber berbasis platform dan layanan terpadu yang terukur dengan standar operasional kelas telko di Asia Tenggara. Penilaian juga menyoroti kontribusi signifikan ITSEC Asia dalam memperkuat ketahanan siber nasional Indonesia melalui pengembangan kapabilitas keamanan siber lokal serta perlindungan yang lebih tangguh bagi sektor sektor kritikal. Di bawah kepemimpinan visioner Patrick Dannacher, ITSEC Asia berhasil mengembangkan dan mengkomersialisasikan seri solusi IntelliBroń, produk keamanan siber pertama yang sepenuhnya dikembangkan di Indonesia. IntelliBroń mengintegrasikan analitik ancaman

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 13, 2026 3 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe