Logo
Cybersecurity

Lima Ancaman Besar Cybersecurity Terhadap Pemilik UKM

Jika Anda mengelola TI pada bisnis kecil Anda, atau Anda bertanggung jawab untuk mengelola TI, maka Anda sudah tahu bahwa di sana ibarat hutan rimba yang memiliki penjahat di balik setiap pohonnya.

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 20, 2023
Lima Ancaman Besar Cybersecurity Terhadap Pemilik UKM

Menurut Laporan Investigasi Pelanggaran Data Verizon baru-baru ini, selama dua tahun terakhir, bisnis ataupun usaha kecil-menengah telah menjadi sasaran utama para penjahat dunia maya (cybercriminal) dan kini lebih terkena dampak dari pelanggaran cyber dibandingkan bisnis-bisnis berskala besar. Serangan cyber terhadap UKM meningkat, sebab utamanya cybercriminal sudah memprediksi bahwa usaha kecil-menengah memiliki sumber daya yang lebih sedikit untuk dicurahkan pada keamanan mereka. Sebagian besar usaha kecil-menengah tidak memiliki tenaga profesional keamanan yang berdedikasi, mereka terlalu kecil untuk menanggung biayanya dan hal ini merupakan suatu masalah karena membuat UKM rentan dan menjadi sasaran empuk bagi cybercriminal.

Dalam konteks ini, keamanan yang disepelekan bukan lagi merupakan pilihan dan anggapan bahwa bisnis Anda terlalu kecil untuk menarik minat para cybercriminal tidaklah realistis.

Lima Besar Ancaman Cyber yang Memengaruhi Usaha Kecil Menengah

  1. Sistem operasi dan perangkat lunak yang tidak cocok – Pastikan bahwa komputer dan perangkat lunak yang berjalan padanya merupakan yang terbaru. Hal ini sangat penting dan merupakan dasar yang kokoh untuk praktik keamanan yang baik. Peretas mengambil keuntungan dari kerentanan perangkat lunak dan sistem operasi yang tidak cocok sehingga sangat sering menginfiltrasi organisasi. Gagal menerapkan pembaruan perangkat lunak dan sistem operasi ketika mereka dirilis akan membahayakan bisnis dan melemahkan keamanan keseluruhan infrastruktur TI Anda. Jangan menciptakan kemudahan bagi cybercriminal, pastikan server dan workstation Anda menerapkan sistem operasi terbaru yang sesuai, juga semua aplikasi pihak ketiga dipastikan selalu yang terbaru.
     
  2. Serangan Phishing – Phisher licik itu semakin pintar dan berita buruknya, target mereka adalah manusia, bukan komputer. Tidak ada metode yang benar-benar efektif untuk menghentikannya. Dengan menyamar sebagai seorang kontak yang sah dan dikenali oleh organisasi, terkadang phisher dapat menipu sangat baik kepada salah satu dari kita dan satu-satunya cara nyata untuk bertahan melawan serangan phishing adalah melalui pendidikan karyawan. Membantu karyawan Anda memahami ancaman dan menunjukkan kepada mereka berbagai contoh upaya phishing secara teratur, dapat mengurangi kemungkinan mereka mengklik sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan.
     
  3. Kata Sandi (Password) yang Lemah – Manusia sangat tidak cakap dalam memilih kata sandi yang baik, yaitu yang sulit ditebak oleh peretas. Bahkan yang lebih parah, kita sering menggunakan kembali kata sandi yang sama di beberapa situs web - membuatnya lebih mudah bagi peretas untuk menemukan jalan ke aplikasi atau infrastruktur perusahaan Anda. Terapkan kebijakan kata sandi yang baik dan gunakan password vaults untuk menyimpan dan membuat kata sandi untuk karyawan Anda. Karyawan Anda juga harus diajarkan tentang bahaya menggunakan kembali kata sandi, karena satu kata sandi buruk yang digunakan dua kali dapat menyebabkan pelanggaran yang sangat mahal.
     
  4. Amankan Wi-Fi Anda – Kami telah mengunjungi semua bisnis yang menyediakan jaringan Wi-Fi tunggal baik untuk karyawan maupun tamu mereka, dimana kata sandinya adalah nomor telepon bisnis atau kata yang mudah ditebak. Kata sandi Wi-Fi yang sederhana mungkin memudahkan Anda ketika perlu mengingatnya, tetapi dilihat dari sudut pandang keamanan, kata sandi memberikan ancaman yang signifikan – yang membuat peretas mudah untuk menyusup ke jaringan nirkabel Anda jika mereka telah menebak kata sandinya. Jika tidak dilakukan kontrol jaringan, penyerang di jaringan nirkabel Anda kemungkinan besar akan memiliki akses ke seluruh jaringan internal Anda.

    Jika penyerang menggunakan antena Wi-Fi jarak jauh, mereka bahkan tidak perlu berada terlalu dekat dengan bisnis Anda untuk meluncurkan serangan pada jaringan nirkabel Anda. Kunci Wi-Fi Anda dengan mengubah kata sandi administrator default router Anda, ubah enkripsi kata sandi jaringan Wi-Fi Anda menjadi WPA2 + AES, dan ubah kata sandi Wi-Fi Anda menjadi sesuatu yang panjang dan sulit diingat (atau dipecahkan). Jika Anda mengizinkan pengguna tamu mempunyai akses Wi-Fi ketika mereka mengunjungi organisasi Anda, maka SSID yang terpisah harus diterapkan, dimana para tamu tetap dapat mengakses Internet dengan cara mengisolasi perangkat mereka dari seluruh jaringan Anda.
     
  5. Jadikan Diri Anda Resistan terhadap Malware – Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat bisnis Anda lebih tahan terhadap serangan malware. Opsi yang paling utama yaitu sepenuhnya mengunci workstation karyawan Anda dengan menghapus hak mereka sebagai admin, sehingga baik karyawan maupun malware tidak dapat menginstal apa pun di mesin. Batasi jenis situs web yang dapat dikunjungi karyawan Anda di komputer mereka, situs web berisi film bajakan streaming, pornografi, dan perjudian sering mengandung malware yang menunggu untuk menginfeksi pengunjung yang cukup bodoh mengklik tautan mereka. Pastikan Anda memiliki antivirus (AV) yang bagus di workstation dan jaringan Anda, yaitu yang mengaktifkan pemindaian terhadap semua file yang diunduh serta konten email Anda. Ketika AV diperbarui dengan benar, ia dapat menangkap banyak virus sebelum menyebar ke seluruh jaringan.

Walaupun hal di atas merupakan lima besar ancaman SecureTeam yang dihadapi berbagai usaha kecil-menengah saat ini, namun bukan berarti hanya ancaman tersebut yang dapat memengaruhi bisnis Anda. Seperti yang telah disampaikan, jika Anda dapat melewati kelima ancaman di atas maka Anda akan berusaha lebih jauh untuk memastikan tingkat keamanan yang layak bagi bisnis Anda dan mengurangi peluang menjadi korban secara dramatis.

Pada akhirnya apa pun bisnis Anda, kesadaran manajemen dan pelatihan karyawan tentang ancaman cyber merupakan hal yang sangat penting. Dengan semua berita terbaru mengenai serangan cyber baik yang besar maupun kecil, maka kurangnya pengetahuan tentang lanskap ancaman bukan lagi menjadi suatu alasan. Berita baiknya, ada berbagai ratusan kelompok dan layanan yang dapat membantu meningkatkan keseluruhan postur cyber security dan membantu bisnis kecil Anda, bahkan seringkali secara gratis, untuk mengatasi ancaman ini.

Kami menyarankan minimal Anda berinvestasi dalam Cyber Essentials Certification, yaitu proses sertifikasi dengan harga terjangkau yang dikelola oleh National Cyber Security Centre (NCSC) Inggris yang akan menempatkan perusahaan Anda pada pijakan security minded. Sertifikasi Cyber Essentials bagi bisnis Anda menunjukkan komitmen terhadap keamanan di mata pelanggan Anda.

National Cyber Security Center (NCSC) juga menyediakan panduan cybersecurity yang cerdas bagi bisnis kecil yang dapat Anda unduh secara gratis dan dilengkapi dengan panduan video, infografik, materi pelatihan karyawan, dan daftar tindakan yang dilakukan bisnis kecil untuk meningkatkan cybersecurity perusahaan.

Dengan menerapkan praktik yang hati-hati, proses internal yang baik, dan pendidikan karyawan secara teratur, maka Anda bersama para karyawan dapat melakukan banyak hal untuk membantu mengamankan bisnis Anda dari cybercriminal. Bahkan jika semua yang Anda lakukan melewati proses sertifikasi Cyber Essentials, persyaratan kontrol teknisnya lah yang akan membuat bisnis Anda berada pada fondasi yang lebih kokoh berdasarkan perspektif keamanan serta secara proaktif membantu Anda mempertahankan bisnis dari beragam ancaman cyber.

Share this post

You may also like

Yang Harus Ditanyakan CISO Sebelum Memilih Penyedia Jasa Penetration Testing di 2026
Cybersecurity

Yang Harus Ditanyakan CISO Sebelum Memilih Penyedia Jasa Penetration Testing di 2026

PENDAHULUAN Berapa persen dari laporan pentest terakhir Anda yang benar-benar terbukti dapat dieksploitasi, dan berapa persen yang hanya daftar temuan hasil scanner otomatis yang tidak pernah divalidasi siapa pun? Sebagian besar CISO tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan yakin, dan itulah masalahnya. Buyers guide yang terbit tahun ini menunjukkan pola yang layak direnungkan. Jika penawaran penetration testing datang dengan harga empat sampai lima ribu dolar atau kurang, kemungkinan besar itu adalah automated vulnerability scan yang dibungkus label pentest, bukan pekerjaan manual yang dilakukan tester berpengalaman. Kesenjangan antara apa yang dijual sebagai penetration test dan apa yang sebenarnya diberikan inilah yang membuat proses seleksi jauh lebih penting daripada yang biasanya diperlakukan oleh tim procurement. ITSEC Asia, perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, bekerja sama dengan organisasi di Indonesia, Singapura, Australia, dan UAE yang telah melalui proses evaluasi seperti ini, dan pertanyaan yang membedakan engagement yang benar-benar berguna dari sekadar checkbox exercise yang mahal jauh lebih spesifik daripada yang biasanya ditanyakan dalam RFP. Sumber: Six Questions to Ask a Penetration Testing Vendor [https://www.drummondgroup.com/blog/six-questions-to-ask-a-penetration-testing-vendor/] PERTANYAAN YANG SEBENARNYA

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 17, 2026 5 minutes read
Celah Keamanan yang Tidak Bisa Diabaikan oleh Institusi Keuangan Indonesia
Cybersecurity

Celah Keamanan yang Tidak Bisa Diabaikan oleh Institusi Keuangan Indonesia

PENDAHULUAN Antara akhir 2024 hingga 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat sekitar 274.000 kasus penipuan dengan total kerugian masyarakat melebihi IDR 6 triliun. Angka itu belum mencakup gangguan operasional dan dampak reputasi dari insiden besar seperti kebocoran BI-Fast 2024, yang mendorong OJK melakukan inspeksi darurat terhadap bank pembangunan daerah di seluruh Indonesia. Sektor keuangan Indonesia tidak sedang menghadapi ancaman yang datang berkala. Ancaman itu beroperasi sepanjang waktu, dan memperlakukan validasi keamanan sebagai formalitas setahun sekali adalah salah satu asumsi paling berbahaya yang bisa dibuat oleh bank atau perusahaan fintech saat ini. Penetration test tahunan sudah menjadi norma industri, dan selama bertahun-tahun dianggap cukup. Logikanya masuk akal: uji sistem sebelum produksi, dokumentasikan temuan, perbaiki yang kritis, dan ulangi dua belas bulan kemudian. Model itu masuk akal ketika lingkungan relatif statis, ketika API belum menjadi tulang punggung setiap integrasi produk, dan ketika penyerang belum menjalankan alat otomatis secara terus-menerus di seluruh internet. Tidak satu pun dari kondisi itu yang berlaku hari ini. ITSEC Asia, perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jun 30, 2026 6 minutes read
What Is Cloud Security? A First Introduction for Modern Enterprises
Cybersecurity

What Is Cloud Security? A First Introduction for Modern Enterprises

INTRODUCTION: CLOUD ADOPTION IS ACCELERATING, SO ARE THE RISKS Cloud computing has been part of enterprise IT for years, but the risk landscape around it is changing faster than ever. As organizations embrace AI, remote work, and digital transformation, cloud environments have become the backbone of business operations and a prime target for attackers. Today, breaches are no longer limited to traditional data centers. Misconfigured cloud resources, stolen credentials, and unmanaged identities are now among the most common root causes of security incidents. This is why understanding what cloud security is and what it is not matters deeply for enterprises today. At its core, cloud security refers to the policies, technologies, configurations, and responsibilities that protect cloud-based systems, data, and services. This concept is inseparable from how cloud computing itself is defined:an on demand, shared,and externally managed computing model, as outlined in the NIST [https://csrc.nist.gov/pubs/sp/800/145/final]Cloud Computing Definition (SP 800-145), where responsibility is inherently distributed between the provider and the user. WHAT IS CLOUD COMPUTING? A SIMPLE ENTERPRISE PERSPECTIVE Cloud computing is not

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 12, 2026 7 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe