Logo
News

ITSEC Asia Perluas Lini Usaha ke Pengembangan AI dan Perangkat Lunak

Langkah strategis ini memperkuat pengembangan teknologi keamanan siber berbasis AI sekaligus memperluas model bisnis berbasis perangkat lunak dan recurring revenue.

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jun 30, 2026
ITSEC Asia Perluas Lini Usaha ke Pengembangan AI dan Perangkat Lunak

Industri keamanan siber tengah mengalami pergeseran terbesar dalam satu dekade terakhir. Meningkatnya kompleksitas ancaman digital, percepatan adopsi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan kebutuhan organisasi akan perlindungan yang lebih adaptif mendorong perusahaan keamanan siber di seluruh dunia memperkuat investasi pada teknologi, perangkat lunak dan intellectual property sebagai mesin pertumbuhan baru.

Perubahan tersebut tidak hanya mengubah kebutuhan pelanggan, tetapi juga mengubah cara perusahaan keamanan siber membangun bisnisnya. Model layanan yang selama ini menjadi fondasi industri kini berkembang menuju platform yang menggabungkan AI, perangkat lunak, threat intelligence dan otomatisasi untuk menghadirkan perlindungan yang lebih cepat, cerdas dan berkelanjutan.

Menjawab perubahan tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) memperkuat strategi bisnisnya melalui perluasan kegiatan usaha yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Juni 2026. Langkah ini menjadi fondasi bagi perusahaan untuk mempercepat pengembangan, komersialisasi dan operasional teknologi keamanan siber berbasis AI sekaligus memperluas model bisnis berbasis perangkat lunak dan recurring revenue.

Selama lebih dari 16 tahun, ITSEC Asia membangun kapabilitas sebagai perusahaan keamanan siber yang melindungi berbagai organisasi di Indonesia maupun kawasan regional. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan secara konsisten meningkatkan investasi pada riset dan pengembangan untuk membangun teknologi miliknya sendiri. Persetujuan RUPSLB ini menjadi tonggak penting yang menyelaraskan ruang lingkup kegiatan usaha dengan arah bisnis yang telah dibangun perusahaan menuju fase pertumbuhan berikutnya.

Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan bahwa AI menjadi titik balik bagi industri keamanan siber dan mengubah cara perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan.

"Selama bertahun-tahun industri keamanan siber bertumbuh melalui layanan. Kami percaya fase berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan perusahaan membangun intellectual property berbasis AI. Ke depan, pelanggan tidak hanya membutuhkan mitra yang mampu memberikan layanan keamanan siber, tetapi juga teknologi yang mampu belajar, beradaptasi dan berkembang lebih cepat dibanding ancaman yang terus berubah. Itulah arah yang sedang kami bangun di ITSEC Asia."

Patrick menambahkan bahwa langkah yang disetujui pemegang saham merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan yang telah dipersiapkan selama beberapa tahun terakhir.

"Transformasi ini bukan perubahan arah bisnis secara tiba-tiba. Selama beberapa tahun terakhir kami telah memperkuat investasi pada riset dan pengembangan, membangun platform kami sendiri dan mengembangkan berbagai solusi yang lahir dari kebutuhan nyata pelanggan. Persetujuan pemegang saham hari ini memberikan fondasi yang lebih kuat bagi kami untuk mempercepat komersialisasi inovasi tersebut, memperluas sumber pendapatan berbasis teknologi dan membawa inovasi keamanan siber dari Indonesia ke pasar regional maupun global."

Melalui persetujuan RUPSLB, ITSEC Asia memperluas ruang lingkup kegiatan usahanya yang mencakup penerbitan perangkat lunak, aktivitas pemrograman berbasis kecerdasan artifisial, aktivitas teknologi informasi, pengolahan data serta perdagangan perangkat lunak dan komputer. Perluasan tersebut mendukung pengembangan dan komersialisasi berbagai platform yang telah dikembangkan perusahaan, termasuk IntelliBroń Aman, IntelliBroń Orion, IntelliBroń Threat Intelligence dan Bronyx AI, sekaligus memperkuat strategi perusahaan dalam membangun bisnis berbasis teknologi.

Transformasi tersebut juga didukung hasil studi kelayakan independen yang menyatakan rencana penambahan kegiatan usaha layak untuk dilaksanakan. Studi tersebut memproyeksikan model bisnis berbasis recurring revenue mampu menghasilkan rata-rata Gross Profit Margin sebesar 74% dan rata-rata Net Profit Margin sebesar 55% selama periode 2026–2031. Implementasinya didukung kebutuhan investasi awal sebesar Rp11 miliar yang seluruhnya akan didanai dari kas operasional internal perusahaan serta memanfaatkan infrastruktur teknologi dan kapabilitas Research & Development yang telah dimiliki ITSEC Asia. Dengan fondasi tersebut, perusahaan optimistis dapat mempercepat eksekusi strategi sekaligus menjaga disiplin pengelolaan modal.

Melalui langkah strategis ini, ITSEC Asia mempertegas arah transformasinya menjadi perusahaan teknologi keamanan siber yang mengembangkan intellectual property, perangkat lunak dan AI sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Di tengah perubahan lanskap ancaman digital, perusahaan meyakini inovasi teknologi akan menjadi kunci membangun ketahanan siber yang lebih kuat bagi organisasi di Indonesia maupun kawasan regional.

Menutup pernyataannya, Patrick menegaskan bahwa AI bukanlah pengganti manusia dalam keamanan siber, melainkan teknologi yang memperkuat kemampuan para profesional keamanan siber.

"Kami tidak melihat AI sebagai pengganti manusia dalam keamanan siber. Kami melihat AI sebagai pengganda kemampuan yang memungkinkan para ahli keamanan siber bekerja lebih cepat, mengambil keputusan lebih akurat dan melindungi lebih banyak organisasi. Masa depan keamanan siber bukan tentang manusia atau AI, tetapi bagaimana keduanya bekerja bersama untuk membangun ketahanan digital yang lebih kuat. Itulah masa depan yang sedang kami bangun di ITSEC Asia."

Share this post

You may also like

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Catat Tahun Terkuat dengan Profitabilitas dan Pertumbuhan Berbasis AI
News

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Catat Tahun Terkuat dengan Profitabilitas dan Pertumbuhan Berbasis AI

Sorotan Kinerja Tahun Penuh 2025 * Pendapatan tumbuh ke IDR 527,1 miliar (konsolidasi), naik 62,1% secara tahunan dari IDR 325,1 miliar pada FY2024. * Laba Kotor tumbuh ke IDR 284,6 miliar, naik 141,6% secara tahunan, dengan margin kotor yang meningkat ke 54,0% dari 36,2% pada FY2024. * Laba Operasional berbalik positif secara tegas di IDR 92,5 miliar, dibandingkan rugi operasional IDR 435 juta pada FY2024. * Pemulihan profitabilitas: Laba Bersih melonjak ke IDR 65,4 miliar dari IDR 0,8 miliar pada FY2024, dengan EPS naik dari IDR 0,12 menjadi IDR 9,72 (dasar) — indikator paling signifikan dari kematangan struktural Perseroan. * Penguatan strategi keamanan siber berbasis AI: PT ITSEC Cyber Academy didirikan sebagai anak usaha baru yang berfokus pada pelatihan Cyber dan AI, dan langsung mengamankan kontrak besar dari sektor pemerintah dan enterprise. * Peran nasional dalam keamanan siber: Turut menginisiasi Gerakan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Mar 30, 2026 4 minutes read
ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025
News

ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025

Press Release
2025 Highlights
Performance
Cybersecurity
Innovation
ITSEC

Jakarta, Indonesia | 30 Desember 2025 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) hari ini menyampaikan pencapaian utama kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025, yang ditandai dengan penguatan eksekusi layanan keamanan siber bagi segmen enterprise, inovasi berkelanjutan melalui solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), perluasan pengembangan kapabilitas melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy, serta peningkatan kinerja keuangan yang mencerminkan kedisiplinan operasional serta tingginya permintaan pasar. Sepanjang 2025, ITSEC terus memperkuat misinya dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang terukur, skalabel, dan relevan terhadap ancaman digital. Perusahaan mempertajam fokus pada pemanfaatan AI sebagai force multiplier yang praktis. Tidak hanya untuk mendorong inovasi produk dan layanan, tetapi juga untuk mencetak profesional keamanan siber dan AI yang siap menjawab kebutuhan sektor publik dan swasta yang terus meningkat. SOROTAN KINERJA 2025 Sepanjang tahun 2025, ITSEC memperkokoh posisinya sebagai perusahaan keamanan siber dan AI terdepan di Indonesia melalui pencapaian di berbagai bidang berikut: * Kinerja keuangan: Mencatat hasil keuangan yang lebih kuat, didukung oleh eksekusi yang disiplin serta permintaan pasar yang stabil terhadap solusi keamanan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Des 30, 2025 4 minutes read
ITSEC Asia (IDX: CYBR) Gandeng Infinix untuk Perkuat Perlindungan Digital Nasional di Indonesia
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Gandeng Infinix untuk Perkuat Perlindungan Digital Nasional di Indonesia

Jakarta, 27 Januari 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber dan cyber-AI terkemuka di Indonesia, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Infinix, merek smartphone global yang dikenal dengan perangkat berperforma tinggi dengan harga terjangkau bagi para pengguna digital yang aktif. Melalui kerja sama ini, IntelliBroń Aman, solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) besutan ITSEC Asia, kini terintegrasi pada Infinix NOTE Edge 5G+ di Indonesia. Ini menjadi peluncuran global pertama IntelliBroń Aman di lini Infinix NOTE. Ke depannya, solusi ini juga direncanakan hadir pada Infinix NOTE 60, memperluas akses perlindungan siber terintegrasi bagi lebih banyak pengguna. IntelliBroń Aman dirancang untuk membantu pengguna smartphone sehari-hari tetap aman saat beraktivitas online. Aplikasi ini melindungi individu dan keluarga dari berbagai ancaman digital umum seperti phishing, tautan berbahaya, situs tidak aman dan koneksi yang mencurigakan. Solusi ini bekerja secara otomatis di latar belakang untuk mencegah ancaman sebelum mencapai perangkat, tanpa mengganggu performa ponsel. Pengguna juga akan menerima notifikasi real-time serta informasi yang mudah dipahami mengenai potensi dari resiko, sehingga dapat tetap waspada dan terkendali. Dengan tampilan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 02, 2026 4 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe