PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Catat Tahun Terkuat dengan Profitabilitas dan Pertumbuhan Berbasis AI
Kinerja FY2025 menunjukkan titik balik struktural dengan pertumbuhan pendapatan 62% serta percepatan strategi produk berbasis AI di segmen enterprise, UKM dan konsumen.

Sorotan Kinerja Tahun Penuh 2025
-
Pendapatan tumbuh ke IDR 527,1 miliar (konsolidasi), naik 62,1% secara tahunan dari IDR 325,1 miliar pada FY2024.
-
Laba Kotor tumbuh ke IDR 284,6 miliar, naik 141,6% secara tahunan, dengan margin kotor yang meningkat ke 54,0% dari 36,2% pada FY2024.
-
Laba Operasional berbalik positif secara tegas di IDR 92,5 miliar, dibandingkan rugi operasional IDR 435 juta pada FY2024.
-
Pemulihan profitabilitas: Laba Bersih melonjak ke IDR 65,4 miliar dari IDR 0,8 miliar pada FY2024, dengan EPS naik dari IDR 0,12 menjadi IDR 9,72 (dasar) — indikator paling signifikan dari kematangan struktural Perseroan.
-
Penguatan strategi keamanan siber berbasis AI: PT ITSEC Cyber Academy didirikan sebagai anak usaha baru yang berfokus pada pelatihan Cyber dan AI, dan langsung mengamankan kontrak besar dari sektor pemerintah dan enterprise.
-
Peran nasional dalam keamanan siber: Turut menginisiasi Gerakan Keamanan Siber Nasional bersama ADIGSI dan BSSN, yang memperkuat posisi ITSEC Asia sebagai mitra resmi dalam kerangka ketahanan siber nasional Indonesia
Jakarta, 30 Maret 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber publik pertama di Indonesia, hari ini mengumumkan laporan keuangan audited untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sepanjang FY2025, Perseroan mencatat tahun penentu dengan pencapaian profitabilitas, ekspansi bisnis, dan penguatan posisi sebagai institusi keamanan siber berbasis AI di Indonesia.
Kinerja FY2025 ditandai dengan peningkatan signifikan pada profitabilitas. Laba bersih konsolidasi mencapai Rp65,4 miliar, meningkat dari Rp0,8 miliar pada FY2024. Laba usaha juga berbalik positif menjadi Rp92,5 miliar dibandingkan rugi usaha Rp435 juta pada tahun sebelumnya. Perbaikan ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam meningkatkan skala bisnis dan efisiensi operasional.
Pendapatan konsolidasi tumbuh 62,1% menjadi Rp527,1 miliar dari Rp325,1 miliar pada FY2024. Laba bruto meningkat 141,6% menjadi Rp284,6 miliar, dengan margin laba bruto naik menjadi 54,0% dari sebelumnya 36,2%. Total ekuitas meningkat menjadi Rp256,2 miliar, sementara gearing ratio membaik dari 1,13x menjadi 0,20x, mencerminkan struktur keuangan yang lebih sehat.
Patrick Rudolf Dannacher, President Director dan Chief Executive Officer PT ITSEC Asia Tbk, menyampaikan: “Tahun 2025 menjadi momen penting bagi ITSEC Asia. Kami tidak hanya mencapai profitabilitas, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis, memperluas jangkauan produk, serta mempercepat pengembangan kapabilitas berbasis AI. Kami terus berkomitmen untuk melindungi masa depan digital Indonesia sekaligus memberikan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.”
|
Metrik |
FY2025 |
FY2024 |
Perubahan |
|
Pendapatan Bersih |
Rp527,1 miliar |
Rp325,1 miliar |
+62.1% |
|
Laba Bruto |
Rp284,6 miliar |
Rp117,8 miliar |
+141.6% |
|
Margin Laba Bruto |
54,0% |
36.2% |
+17,8 poin persentase |
|
Laba (Rugi) Usaha |
Rp92,5 miliar |
(Rp0,4 miliar) |
Berbalik positif |
|
Laba Bersih (Konsolidasian) |
Rp65,4 miliar |
Rp0,8 miliar |
+8,504% |
Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audited untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, KAP Morhan dan Rekan (disahkan pada 27 Maret 2026).
Penguatan Strategi Keamanan Siber Berbasis AI
Sepanjang FY2025, Perseroan terus menjalankan strategi untuk merespons lanskap ancaman siber yang semakin kompleks. Salah satu langkah strategis adalah pembentukan PT ITSEC Cyber Academy yang berfokus pada pelatihan Cyber dan AI untuk sektor pemerintah dan enterprise.
Di sisi produk, peluncuran IntelliBroń Aman sebagai aplikasi keamanan siber konsumen berbasis AI menjadi tonggak penting. Melalui kemitraan OEM pre-installation dengan Infinix Smartphone, aplikasi ini melampaui 100.000 unduhan dalam bulan pertama. Sementara itu, IntelliBroń Orion terus memperkuat layanan bagi segmen UKM melalui threat intelligence berbasis AI dan respons insiden secara real time.
Kedua solusi ini mencerminkan upaya Perseroan dalam memperluas akses terhadap keamanan siber, tidak hanya untuk perusahaan besar tetapi juga bagi UKM dan individu.
Investasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Belanja modal Perseroan pada FY2025 mencapai Rp27,0 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur teknologi, aset tak berwujud, dan ekspansi operasional. Investasi ini mendukung penguatan platform keamanan siber berbasis AI serta pengembangan produk di berbagai segmen pasar.
Perseroan juga mempertahankan posisi keuangan yang solid dengan net debt to equity ratio sebesar 0,20x pada akhir tahun, meningkat signifikan dari 1,13x pada awal periode.
Peran dalam Ekosistem Keamanan Siber Nasional
ITSEC Asia juga memperkuat perannya di tingkat nasional melalui inisiasi Gerakan Keamanan Siber Nasional bersama ADIGSI dan BSSN. Inisiatif ini mendukung penguatan ketahanan digital nasional, termasuk perlindungan infrastruktur kritis, pengembangan talenta, serta peningkatan kesadaran keamanan siber bagi lebih dari 65 juta UKM di Indonesia.
Layanan Professional Security Services dan Managed Security Services tetap menjadi kontributor utama, dengan dukungan klien di sektor jasa keuangan, energi, dan telekomunikasi. Operasi di Singapura, sebagai hasil ekspansi regional juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja Perseroan.
Kami percaya bahwa strategi yang kami jalankan berada di jalur yang tepat. Dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan dampak nyata, kami optimistis dapat terus tumbuh dan berkontribusi bagi ekosistem digital Indonesia.” Tutup Patrick Rudolf Dannacher.
.png)

.png)