Logo
Events

ITSEC Asia dan PT Len Industri (Persero) Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta

Melalui dua kolaborasi strategis, kedua perusahaan menggabungkan kapabilitas riset dan pengembangan, solusi keamanan siber serta pengembangan kompetensi di bidang cybersecurity dan AI

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 24, 2026
ITSEC Asia dan PT Len Industri (Persero) Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta

PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) bersama anak perusahannya ITSEC Cyber & AI Academy menjalin kolaborasi strategis dengan PT Len Industri (Persero) untuk memperkuat pengembangan teknologi dan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan artifisial (AI). Kerja sama ini mencakup dua fokus utama, yaitu riset dan pengembangan serta penyediaan solusi keamanan siber dan pengembangan kompetensi melalui program pendidikan dan pelatihan cybersecurity dan AI.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua Nota Kesepahaman di Bandung pada 30 April 2026. Nota Kesepahaman pertama antara PT Len Industri (Persero) dan ITSEC Asia berfokus pada pengembangan teknologi dan solusi keamanan siber, sedangkan Nota Kesepahaman kedua dengan ITSEC Cyber & AI Academy mencakup program pendidikan, pelatihan dan pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI.

Kerja sama ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap ancaman keamanan siber sebagai bagian dari tantangan keamanan nasional. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru-baru ini mengingatkan bahwa ancaman modern tidak lagi terbatas pada perang konvensional, tetapi juga mencakup perang siber dan perang informasi. Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penguasaan AI, sistem siber dan teknologi modern lainnya untuk menghadapi perkembangan ancaman tersebut.

Peningkatan ancaman tersebut menunjukkan kebutuhan untuk membangun kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi yang diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. PT Len Industri (Persero), ITSEC Asia dan ITSEC Cyber & AI Academy akan mempertemukan keahlian masing-masing untuk menjawab kedua kebutuhan tersebut.

Sebagai induk Holding Industri Pertahanan DEFEND ID sekaligus perusahaan teknologi nasional, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital dan keamanan siber sebagai bagian dari pengembangan teknologi strategis nasional. Penguatan aspek keamanan siber menjadi semakin penting untuk menjaga keandalan sistem, melindungi infrastruktur digital, serta mendukung pengembangan produk pertahanan yang aman, tangguh, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi ini, PT Len Industri (Persero) juga mendorong peningkatan inovasi serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI).
President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero) mencerminkan kebutuhan untuk memperkuat kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi dan sumber daya manusia secara bersamaan.

“Ancaman siber berkembang dengan sangat cepat, sementara teknologi yang kita gunakan juga terus berubah dengan hadirnya AI. Indonesia membutuhkan kapabilitas teknologi sekaligus talenta yang mampu mengembangkan, mengelola dan mengamankannya. Melalui kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero), kami ingin menggabungkan pengalaman dan keahlian masing-masing pihak, mulai dari riset dan pengembangan teknologi hingga mempersiapkan talenta cybersecurity dan AI yang dibutuhkan Indonesia,” ujar Patrick.

Dalam pengembangan teknologi, ITSEC Asia dan PT Len Industri (Persero) akan menggabungkan kemampuan, sumber daya dan keahlian masing-masing untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi keamanan siber serta mengembangkan solusi yang mencakup layanan konsultasi dan produk keamanan siber. Ruang lingkup kerja sama juga mencakup penyediaan, implementasi, integrasi dan pengelolaan layanan serta produk teknologi keamanan siber sesuai proyek yang disepakati kedua pihak.

Pada sisi pengembangan talenta, ITSEC Cyber & AI Academy dan PT Len Industri (Persero) akan mengembangkan program pendidikan dan peningkatan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI, mencakup pelatihan, workshop, seminar, sertifikasi serta program lainnya sesuai kebutuhan dan kesepakatan para pihak.

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mensinergikan keunggulan, kompetensi, sumber daya, dan keahlian yang dimiliki kedua belah pihak dalam mengembangkan inovasi teknologi keamanan siber serta menghadirkan program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi di bidang Cybersecurity dan Artificial Intelligence (AI).

"Melalui kolaborasi ini, kedua pihak juga berkomitmen menghadirkan layanan konsultasi serta solusi dan produk keamanan siber yang terintegrasi secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat mencetak talenta digital yang unggul dan berkontribusi pada penguatan ekosistem keamanan siber nasional," ujar Joga.

Patrick menambahkan bahwa kesiapan menghadapi perkembangan ancaman siber akan sangat ditentukan oleh kemampuan Indonesia dalam membangun kapabilitas teknologi dan sumber daya manusia.

“Kami ingin melihat lebih banyak teknologi, keahlian dan talenta dikembangkan di Indonesia untuk menjawab kebutuhan Indonesia. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memperkuat kemampuan dalam negeri untuk mengembangkan dan mengamankan teknologi yang semakin strategis bagi masa depan Indonesia,” tutup Patrick.

Share this post

You may also like

ITSEC Asia Gandeng PT INTI Untuk Perkuat Keamanan Siber dan Pengembangan Talenta AI
Events

ITSEC Asia Gandeng PT INTI Untuk Perkuat Keamanan Siber dan Pengembangan Talenta AI

PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) memperkuat kolaborasi strategis dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (PT INTI) untuk mendukung pengembangan kapabilitas keamanan siber di Indonesia. Kerja sama ini mencakup pengembangan solusi dan layanan keamanan siber, dukungan terhadap pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC) serta pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITSEC Asia dan PT INTI serta MoU antara PT INTI dan PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy), anak usaha ITSEC Asia yang berfokus pada pendidikan, pelatihan dan pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI. Penandatanganan berlangsung di kantor pusat PT INTI di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026. Melalui kerja sama ini, ITSEC Asia akan membawa pengalaman dan kapabilitasnya di bidang keamanan siber untuk mengeksplorasi peluang bersama PT INTI, khususnya dalam mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pengembangan kapabilitas keamanan siber yang menggabungkan solusi teknologi, keahlian teknis dan pengembangan sumber daya manusia. Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, mengatakan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 24, 2026 — 4 minutes read
Agentic AI Sudah Hadir. Siapkah Perusahaan Indonesia Membiarkan AI Bertindak?
Events

Agentic AI Sudah Hadir. Siapkah Perusahaan Indonesia Membiarkan AI Bertindak?

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan mengenal kecerdasan artifisial sebagai teknologi yang diberi pertanyaan atau instruksi. Tulis ini. Ringkas dokumen itu. Analisis data ini. Agentic AI mengubah hubungan tersebut. AI agent dapat merencanakan pekerjaan, berinteraksi dengan beberapa aplikasi, mengambil keputusan hingga menjalankan tindakan tanpa selalu menunggu instruksi manusia di setiap tahap. Gartner memperkirakan 40% aplikasi perusahaan akan memiliki AI agent khusus untuk tugas tertentu pada akhir 2026, naik dari kurang dari 5% pada 2025. Baca proyeksi Gartner [https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2025-08-26-gartner-predicts-40-percent-of-enterprise-apps-will-feature-task-specific-ai-agents-by-2026-up-from-less-than-5-percent-in-2025?utm_source=chatgpt.com] Pertanyaan inilah yang menjadi pembahasan utama dalam Techpresso: “Agentic AI, Are We Ready?” yang diselenggarakan Medcom.id pada 10 September 2026. Diskusi menghadirkan Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Hammam Riza, Tenaga Ahli Bidang Kecerdasan Artifisial dan Transformasi Digital Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Patrick Dannacher, Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR). Pembahasan melihat kesiapan Indonesia dari sisi regulasi, infrastruktur, riset dan keamanan siber. Baca liputan Medcom.id [https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/VNxAaVqb-agentic-ai-masuk-era-baru-siapkah-indonesia-dari-sisi-regulasi-infrastruktur-dan-keamanan?utm_source=chatgpt.com] PERTANYAANNYA BERUBAH KETIKA AI MULAI BERTINDAK Dalam diskusi tersebut, Patrick menggunakan perbandingan sederhana. Ketika seorang karyawan mendapat akses ke sistem perusahaan, organisasi biasanya menentukan apa yang boleh dilihat,

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Sep 11, 2026 — 4 minutes read
Jangan Lewatkan Untuk Ikut Berkontribusi dalam Penguatan Ekosistem Digital Indonesia di ITSEC: Cyber
Events

Jangan Lewatkan Untuk Ikut Berkontribusi dalam Penguatan Ekosistem Digital Indonesia di ITSEC: Cyber

cybersecurity summit

JANGAN LEWATKAN UNTUK IKUT BERKONTRIBUSI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL INDONESIA DI ITSEC: CYBERSECURITY SUMMIT 2025! Dunia digital memang dunia yang selalu membuat kita semakin terhubung, tapi juga penuh tantangan. Bayangkan saja, berdasarkan data yang diperoleh dari BSSN, ada lebih dari 330 juta anomali trafik siber yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2024! Ancaman ini nyata dan bisa berdampak pada pencurian data sensitif hingga rusaknya reputasi organisasi. Melihat hal tersebut, ITSEC Asia [https://itsec.asia/] mempersembahkan ITSEC: Cybersecurity Summit 2025 [https://itsecsummit.events/], sebuah forum keamanan siber infrastruktur kritikal terbesar se-Asia Tenggara yang akan digelar pada 26-28 Agustus 2025 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place guna meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat akan maraknya ancaman siber. Acara ini merupakan wadah untuk berbagi wawasan, menjajaki solusi teknologi terbaru, serta membangun koneksi dengan para profesional di bidang keamanan siber. Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dalam upaya memperkuat ketahanan digital di Indonesia. Berikut adalah 5 hal yang akan kamu dapat dari ITSEC: Cybersecurity Summit 2025! 1. BELAJAR LANGSUNG DARI PAKAR SIBER GLOBAL ITSEC Cybersecurity

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 30, 2025 — 4 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe